Setelah Thailand, Mahasiswa IAIM Lumajang Kembali Berangkat untuk PKM Internasional ke Malaysia

Lumajang — Setelah seminggu sebelumnya memberangkatkan tiga mahasiswa untuk mengikuti KKN Internasional Berdampak di Thailand, kini Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIM) Lumajang kembali melepas sembilan mahasiswa untuk mengikuti International Community Service (PKM Internasional) di Malaysia. Program ini berlangsung selama tiga bulan dengan tema “Mahasiswa Berkhidmat Berdampak”.

Pelepasan berlangsung pada Minggu, 13 Juli 2025, di kampus IAIM Lumajang. Mahasiswa akan mengabdi di berbagai lembaga pendidikan dan komunitas masyarakat di Malaysia, dengan fokus pada pengajaran, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.

Rektor IAIM Lumajang, Mochammad Hesan, S.Psi., M.Sos., menyampaikan bahwa keberangkatan ke Malaysia ini merupakan kelanjutan dari komitmen kampus dalam memperluas jangkauan pengabdian mahasiswa ke kancah internasional. “Setelah Thailand, kini giliran sembilan mahasiswa kita yang akan mengharumkan nama almamater di Malaysia. Ini adalah langkah nyata mencetak generasi religius, profesional, dan kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Program PKM Internasional ini juga menjadi ajang pertukaran budaya dan ilmu antara mahasiswa IAIM Lumajang dengan masyarakat Malaysia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan bilateral antar lembaga pendidikan kedua negara.

Dengan keberangkatan ini, IAIM Lumajang kini memiliki dua tim pengabdian internasional yang aktif berkhidmat secara bersamaan di Thailand dan Malaysia, menegaskan peran kampus sebagai pusat pendidikan Islam yang tidak hanya berkiprah di dalam negeri, tetapi juga di kancah global.


Kalau mau, saya bisa gabungkan berita Thailand dan Malaysia ini jadi satu rilis resmi yang runtut secara kronologis, sehingga cocok diposting di website atau siaran pers media.
Mau saya buatkan gabungannya?

Anda bilang:

kasih perbaikan, tambahi, juga wejengan dari ketua yayasan Ust. H sholeh ardiansyah nama baik pondok pesantren miftahul ulum banyuputih kidul jatiroto lumajang

ChatGPT bilang:

Baik, saya sudah perbaiki dan tambahkan wejangan dari Ketua Yayasan serta penegasan soal nama baik Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang.
Beritanya menjadi lebih lengkap, runtut, dan siap dipublikasikan.


Setelah Thailand, Mahasiswa IAIM Lumajang Kembali Berangkat untuk PKM Internasional ke Malaysia

Lumajang — Setelah seminggu sebelumnya memberangkatkan tiga mahasiswa untuk mengikuti KKN Internasional Berdampak di Thailand, kini Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIM) Lumajang kembali melepas sembilan mahasiswa untuk mengikuti International Community Service (PKM Internasional) di Malaysia. Program ini berlangsung selama tiga bulan dengan tema “Mahasiswa Berkhidmat Berdampak”.

Pelepasan berlangsung pada Minggu, 13 Juli 2025, di kampus IAIM Lumajang. Mahasiswa akan mengabdi di berbagai lembaga pendidikan dan komunitas masyarakat di Malaysia, dengan fokus pada pengajaran, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.

Rektor IAIM Lumajang, Mochammad Hesan, S.Psi., M.Sos., menyampaikan bahwa keberangkatan ke Malaysia ini merupakan kelanjutan dari komitmen kampus dalam memperluas jangkauan pengabdian mahasiswa ke kancah internasional. “Setelah Thailand, kini giliran sembilan mahasiswa kita yang akan mengharumkan nama almamater di Malaysia. Ini adalah langkah nyata mencetak generasi religius, profesional, dan kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Turut memberikan wejangan, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Ulum, Ust. H. Sholeh Ardiansyah, yang menegaskan pentingnya menjaga nama baik Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang. “Kalian berangkat bukan hanya membawa nama diri, tapi juga nama besar pondok, kampus, dan bangsa. Dimanapun berada, tunjukkan akhlak santri yang santun, tawadhu’, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Program PKM Internasional ini juga menjadi ajang pertukaran budaya dan ilmu antara mahasiswa IAIM Lumajang dengan masyarakat Malaysia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan bilateral antar lembaga pendidikan kedua negara.

Dengan keberangkatan ini, IAIM Lumajang kini memiliki dua tim pengabdian internasional yang aktif berkhidmat secara bersamaan di Thailand dan Malaysia, menegaskan peran kampus sebagai pusat pendidikan Islam yang tidak hanya berkiprah di dalam negeri, tetapi juga di kancah global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *